Senin, 07 Maret 2016

Q002004008 (Surat Al-Baqarah, Ayat ke-4, Kata "min")

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.
 
بسمِ اللهِ الرّحمٰنِ الرّحيمِ

الٓمٓ

ذٰلك الكتٰبُ لا ريبَ فيهِ هدًى لّلمتّقِينَ

الّذين يؤمنُونَ بالغيبِ ويقيمُونَ الصّلوٰةَ وممّا رزقنٰهُم ينفقُونَ

والّذين يؤمنُونَ بمآ أُنزِل إليكَ ومآ أُنزِل مِن قبلكَ وبتلءاخرةِ هُم يوقنُونَ

Alhamdulillaahi wasyukurillaahi 'alaa ni'matillaahi. Insyaa' Allaah kita hari ini akan membahas kata ke-8 dari ayat ke-4 surat Al-Baqarah, yaitu kata atau huruf min (مِن) = dari.

Huruf min (مِن) adalah salah satu dari huruf jarr yang mengkasrahkan kata setelahnya. 

Ada ribuan huruf min (مِن) di dalam Al-Qur'an.

1.0. indek = Q002004008
1.1. no surat = 2
1.2. no ayat = 4
1.3. no kalimat = 8
2.0. Qur'anic = مِن
2.1. Tarjamah = dari
2.2. Jenis kalimat = حرف
3.0. Awalan1 = 
3.1. Tarjamah = 
3.2. Jenis kalimat = 
3.3. Awalan2 =
3.6. Awalan3 =
4.0. Sisipan1 =
4.3. Sisipan3 =
5.0. Akhiran1 = 
5.1. Tarjamah = 
5.2. Jenis kalimat = 
5.3. Akhiran2 =
5.6. Akhiran3 =
6.0. Asal kalimat = مِن
6.1. Tarjamah = dari
6.2. Jenis kalimat = حرف
7.0. Akar kalimat = 
7.1. Tarjamah = 
7.2. Jenis kalimat = 

الحمدُ للّـهِ ربِّ العٰلمِينَ

Semoga bermamfa'at, wallahu a'lamu bishshawaabi.


--

Salaaman,


Aba Abdirrahim

Minggu, 06 Maret 2016

Q002004007 (Surat Al-Baqarah, Ayat ke-4, Kata "unjila")

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

بسمِ اللهِ الرّحمٰنِ الرّحيمِ

الٓمٓ

ذٰلك الكتٰبُ لا ريبَ فيهِ هدًى لّلمتّقِينَ

الّذين يؤمنُونَ بالغيبِ ويقيمُونَ الصّلوٰةَ وممّا رزقنٰهُم يوقنُونَ

والّذين يؤمنُونَ بمآ أُنزِل إليكَ ومآ أُنزِل من قبلكَ وبالءاخرةِ هُم يوقنُونَ

Alhamdulillahi wasyukurillahi 'ala ni'matillahi. Insyaa' Allah hari ini kita akan lanjutkan pembahasan kata ke-7 dari ayat ke-4 surat Al-Baqarah, yaitu kata unjila (أُنْزِلَ) = (telah) diturunkan (oleh orang ke-3 laki2 tunggal).

Kata ke-7 unjila (أُنزِل) ini merupakan pengulangan dari kata ke-4 ayat yang sama. Sebagaimana yang telah kita bahad sebelumnya bahwa kata unjila (أُنزِل) merupakan fi'il majhuul atau kata kerja pasif yang berasal dari kata kerja aktif atau fi'il ma'luum anjala (أَنزَل). Dimana kata anjala (أَنزَل) merupakan fi'il mazid dari kata najala (نَزَلَ) sebagai fi'il mujarrad. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa fi'il majhuul adalah mabni yaitu kata yang tidak berubah harakat huruf terakhirnya (harakat huruf terakhir tidak berubah disebut bina). 

Kata ke-7 unjila (أُنزِل) ini merupakan salah satu shilah dari huruf maushul maa pada kata ke-6 wamaa (ومآ) sebelumnya. Karena huruf athaf wa (وَ) maka i'rab kata maa (مآ) unjila (أُنزِل) kata ke-6 dan ke-7 sama dengan i'rab kata maa (مآ) unjila (أُنزِل) pada kata ke-3 dan ke-4 ayat ini.

1.0. indek = Q002004007
1.1. no surat = 2
1.2. no ayat = 4
1.3. no kalimat = 7
2.0. Qur'anic = أُنْزِلَ
2.1. Tarjamah = (telah) diturunkan (oleh laki2 ke-3 tunggal)
2.2. Jenis kalimat = فعل
3.0. Awalan1 = 
3.1. Tarjamah = 
3.2. Jenis kalimat = 
3.3. Awalan2 =
3.6. Awalan3 =
4.0. Sisipan1 =
4.3. Sisipan3 =
5.0. Akhiran1 = 
5.1. Tarjamah = 
5.2. Jenis kalimat = 
5.3. Akhiran2 =
5.6. Akhiran3 =
6.0. Asal kalimat = أَنْزَلَ
6.1. Tarjamah = (dia laki2 telah) menurunkan
6.2. Jenis kalimat = فعل
7.0. Akar kalimat = نَزَلَ
7.1. Tarjamah = (dia laki2 telah) turun
7.2. Jenis kalimat = فعل

الحمدُ للّـهِ ربِّ العٰلمِينَ

Semoga bermamfa'at, wallahu a'lamu bishshawaabi.


--

Salaaman,


Aba Abdirrahim

Sabtu, 05 Maret 2016

Q002004006 (Surat Al-Baqarah, Ayat ke-4, Kata "wamaa")

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

بسمِ اللهِ الرّحمٰنِ الرّحيمِ

الٓمٓ

ذٰلك الكتٰبُ لا ريبَ فيهِ هدًى لّلمتّقِينَ

الّذين يؤمنُونَ بالغيبِ ويقيمُونَ الصّلوٰةَ وممّا رزقنٰهُم ينفقُونَ

والّذين يؤمنُونَ بمآ أُنزِل إليكَ ومآ أُنزِل من قبلكَ وبالءاخرةِ هُم يوقنُونَ

Alhamdulillahi wasyukurillahi a'la ni'matillahi. Insyaa' Allah hari ini kita lanjutkan pembahasan kata ke-6 dari ayat ke-4 surat Al-Baqarah, yaitu kata wamaa (وَمَآ) = dan yang (apa-apa).

Kata wamaa (وَمَآ) terdiri dari dua bagian, pertama huruf waw 'athaf (وَ) = dan, yang melanjutkan atau menyambungkan kata sebelumnya (ma'uthuuf) dengan kata berikutnya. Kedua huruf maushul maa (مَا) = yang (apa-apa), yaitu huruf yang menghubungan dengan kata sesudahnya (shilah).

Kedua huruf 'athaf dan maushul ini sudah kita bahas sebelumnya. Kata wa (وَ) menyambungkan huruf maa pada kata ke-3, bimaa (بِمَآ) dengan huruf maa pada kata ke-6 wamaa (وَمَآ). Sedangkan huruf maa (مَآ) pada kata ke-6 (wamaa) menghubungkan kata wamaa (وَمَآ) dengan kata-kata setelahnya (shilah).

1.0. indek = Q002004006
1.1. no surat = 2
1.2. no ayat = 4
1.3. no kalimat = 6
2.0. Qur'anic = وَمَآ
2.1. Tarjamah = dan yang (apa-apa)
2.2. Jenis kalimat = إسم
3.0. Awalan1 = وَ
3.1. Tarjamah = dan
3.2. Jenis kalimat = حرف
3.3. Awalan2 =
3.6. Awalan3 =
4.0. Sisipan1 =
4.3. Sisipan3 =
5.0. Akhiran1 = 
5.1. Tarjamah = 
5.2. Jenis kalimat = 
5.3. Akhiran2 =
5.6. Akhiran3 =
6.0. Asal kalimat = مَا
6.1. Tarjamah = yang (apa-apa)
6.2. Jenis kalimat = حرف
7.0. Akar kalimat = 
7.1. Tarjamah = 
7.2. Jenis kalimat = 

الحمدُ للّـهِ ربِّ العٰلمِينَ

Semoga bermamfa'at, wallahu a'lamu bishshawaabi.


--

Salaaman,


Aba Abdirrahim

Jumat, 04 Maret 2016

Q002004005 (Surat Al-Baqarah, Ayat ke-4, Kata "ilaika")

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

بسمِ اللهِ الرّحمٰنِ الرّحيمِ 

الٓمٓ

ذٰلك الكتٰبُ لا ريبَ فيهِ هدًى لّلمتّقينَ

الّذين يؤمنُونَ بالغيبِ ويقيمُونَ الصّلوٰةَ وممّا رزقنٰهُم ينفقُونَ

والّذين يؤمنُونَ بمآ أُنزِل إليكَ ومآ أُنزِل من قبلكَ وبالءاخرة هُم يوقنُونَ

Alhamdulillahi wasyukurillahi 'ala ni'matillahi. Insyaa' Allah hari ini kita akan membahas kata ke-5 dari ayat ke-4 surat Al-Baqarah, yaitu kata ilaika (إليكَ) = kepadamu.

Kata ilaka (إِلَيْكَ) terdiri dari huruf jarr ilaa (إلَي) = kepada, dan dhamir nashab mutashil atau kata ganti orang ke-2 laki2 tunggal sebagai objek yang menyambung dengan huruf jarr, yaitu dhamir ka (كَ) = engkau, kamu (Muhammad SAW).

Seperti kita telah bahas sebelumnya bahwa huruf jarr ilaa  (إِلَى) mengkasrahkan kata setelahnya ka (كَ), tetapi kata dhamir adalah isim mabni maka harakatnya tetap fathah. 

Jadi pada ayat ke-4 ini, kata ilaika (إِلَيْكَ) adalah jarr wa majrur dan terkait (muta'aliq) kepada kata unjila (أُنْزِلَ) sebelumnya. Kata unjila (أُنْزِلَ) dan ilaika (إِلَيْكَ) merupakan shilah dari kata huruf maushul maa (ما).

Rangkaian kalimat dari يؤمنُونَ sampai إِلَيْكَ merupakan shilah dari kata alladziina (الّذين) di awal ayat ke-4 ini.

Kata ilaika (إلَيكَ) di dalam Al-Qur'an terdapat sebanyak 77 kali,

1.0. indek = Q002004005
1.1. no surat = 2
1.2. no ayat = 4
1.3. no kalimat = 5
2.0. Qur'anic = إِلَيْكَ
2.1. Tarjamah = kepadaMu
2.2. Jenis kalimat = إسم
3.0. Awalan1 = 
3.1. Tarjamah = 
3.2. Jenis kalimat = 
3.3. Awalan2 =
3.6. Awalan3 =
4.0. Sisipan1 =
4.3. Sisipan3 =
5.0. Akhiran1 = كَ
5.1. Tarjamah = kamu, engkau
5.2. Jenis kalimat = إسم
5.3. Akhiran2 =
5.6. Akhiran3 =
6.0. Asal kalimat = إِلَى
6.1. Tarjamah = kepada
6.2. Jenis kalimat = حرف
7.0. Akar kalimat = 
7.1. Tarjamah = 
7.2. Jenis kalimat = 

الحمدُ للّـهِ ربِّ العٰلمِينَ

Semoga bermamfa'at, wallahu a'lamu bishshawaabi.


--

Salaaman,


Aba Abdirrahim

Kamis, 03 Maret 2016

Q002004004 (Surat Al-Baqarah, Ayat ke-4, Kata "unjila")

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

بسمِ اللهِ الرّحمٰنِ الرّحيمِ

الٓمٓ

ذٰلك الكتٰبُ لا ريبَ فيهِ هدًى لّلمتّقينَ

الّذين يؤمنُونَ بالغيبِ ويقيمُونَ الصّلوٰةَ وممّا رزقنٰهُم ينفقُونَ

والّذينَ يؤمنُونَ بمآ أُنزِلَ إليكَ ومآ أنزل من قبلكَ وبالءاخرَةِ هُم يوقنُونَ

Insyaa' Allah hari ini kita akan membahas kata ke-4 dari ayat ke-4 surat Al-Baqarah, yaitu kata unjila () = diturunkan. 

Kemaren kita sudah membahas kata bimaa (بما) dimana huruf jarr bi (بِ) sehingga kata bimaa menjadi majrur, tetapi karena huruf maushul maa (ما) adalah huruf mabni maka harakat terakhir huruf maushul maa (ما) tetap sukun/mati. Juga sudah kita bahas sebelumnya bahwa setiap kata majrur harus ada kata yang terkaik (muta'aliq) kepadanya, dalam hal ini kata yu'minu yaitu kata ke-3 sebelumnya.

Kata kita hari ini yaitu unjila (أُنْزِلَ) = telah diturunkan oleh orang ke-3 laki2 tunggal, merupakan kata kerja fi'il madhi passive atau majhuul dimana anjala (أَنْزَلَ) = dia laki2 telah menurunkan, fi'il madhi active atau ma'luum. Pada kata fi'il ma'luum (aktif) dhamir huwa (tersembunyi - tidak dituliskan) disebut fa'il (pelaku) sedangkan pada kata fi'il majhuul dhamir huwa (tersembunyi - tidak dituliskan) disebut naib fa'il (pengganti pelaku). 

Kata anjala (َأَنزَل) merupakan fi'il mazid dengan wazan/rumus af'ala (أَفْعَلَ) dari fi'il mujarrad kata najala (نَزَلَ) dengan wazan/rumus fa'ala (فَعَلَ). Tidak semua kata fi'il mujarrad mempunyai atau dapat dirubah menjadi fi'il mazid. Perubahan fi'il mujarrad ke fi'il mazid ini harus mengikuti wazan/rumus tertentu yang bersifat sama'ii yaitu yang biasa atau berdasarkan wazan-wazan yang digunakan oleh bangsa Arab. Sedangkan perubahan kata fi'il ma'luum menjadi kata fi'il majhuul mengikuti aturan sebagai berikut:

- Huruf pertama menjadi dhammah (ــُــ)
- Huruf sebelum huruf terakhir menjadi kasrah (ــِــ) untuk fi'il madhi dan menjadi fathah (ــَــ) untuk fi'il mudhari'

Dengan demikian perubahan kata ini bersifat tetap (mabni) dan huruf akhirnya bina yaitu harakat huruf terakhir tidak berubah. Karena fi'il madhi maka kata anjala (أَنْزَلَ) fi'il ma'luum berubah menjadi kata unjila (أُنْزِلَ) fi'il majhuul.

Kata unjila (أُنزِلَ) dalam ke-4 ini juga merupakan salah satu shilah dari kata alladziina di awal ayat. Kata fi'il majhuul atau pasif unjila (أُنزِلَ) terdapat sebanyak 56 kali sedangkan kata fi'il ma'luum atau aktif anjala (أَنْزَلَ) terdapat sebanyak 127 kali di dalam Al-Qur'an.

1.0. indek = Q002004004
1.1. no surat = 2
1.2. no ayat = 4
1.3. no kalimat = 4
2.0. Qur'anic = أُنْزِلَ
2.1. Tarjamah = (telah) diturunkan (oleh laki2 ke-3 tunggal)
2.2. Jenis kalimat = فعل
3.0. Awalan1 = 
3.1. Tarjamah = 
3.2. Jenis kalimat = 
3.3. Awalan2 =
3.6. Awalan3 =
4.0. Sisipan1 =
4.3. Sisipan3 =
5.0. Akhiran1 = 
5.1. Tarjamah = 
5.2. Jenis kalimat = 
5.3. Akhiran2 =
5.6. Akhiran3 =
6.0. Asal kalimat = أَنْزَلَ
6.1. Tarjamah = (dia laki2 telah) menurunkan
6.2. Jenis kalimat = فعل
7.0. Akar kalimat = نَزَلَ
7.1. Tarjamah = (dia laki2 telah) turun
7.2. Jenis kalimat = فعل

الحمدُ للّـهِ ربِّ العٰلمِينَ

Semoga bermamfa'at, wallahu a'lamu bishshawaabi.


--

Salaaman,


Aba Abdirrahim

Rabu, 02 Maret 2016

Q002004003 (Surat Al-Baqarah, Ayat ke-3, Kata "bimaa")

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

بسمِ اللهِ الرّحمٰنِ الرّحيمِ

الٓمٓ

ذٰلك الكتٰبُ لا ريبَ فيهِ هدًى لّلمتّقينَ

الّذبن يؤمنُونَ بالغيبِ ويقيمُونَ الصّلوٰةَ وممّا رزقنٰهُم ينفقُونَ

والّذين يؤمنُونَ بمآ أنزل إليك ومآ أنزل من قبلك وبالءاخرةِ هُم يقنُونَ

Insyaa' Allah hari ini kita akan membahas kata ke-3 dari ayat ke-4 surat Al-Baqarah, yaitu kata bimaa (بِمَآ) = dengan atau atas yang (apa).

Kata bimaa (بمآ) terdiri dari huruf jarr bi (بِ) = dengan, atas, dan isim  maushul atau kata penghubung maa (ما) = yang (apa-apa).

Seperti sudah kita bahas sebelumnya bahwa huruf maushul berbeda dengan isim maushul, dimana setelah isim maushul  wajib terdapat shilah yang menjelaskan maknanya dan dalam shilah-nya harus mengandung atau perlu ada dhamir ('aaid).

Kata bimaa (بما) di dalam Al-Qur'an terdapat sebanyak 314 kali.

1.0. indek = Q002004003
1.1. no surat = 2
1.2. no ayat = 4
1.3. no kalimat = 3
2.0. Qur'anic = بِمَا
2.1. Tarjamah = dengan yang (apa-apa)
2.2. Jenis kalimat = إسم
3.0. Awalan1 = بِ
3.1. Tarjamah = dengan
3.2. Jenis kalimat = حرف
3.3. Awalan2 =
3.6. Awalan3 =
4.0. Sisipan1 =
4.3. Sisipan3 =
5.0. Akhiran1 = 
5.1. Tarjamah = 
5.2. Jenis kalimat = 
5.3. Akhiran2 =
5.6. Akhiran3 =
6.0. Asal kalimat = مَا
6.1. Tarjamah = yang (apa-apa)
6.2. Jenis kalimat = إسم
7.0. Akar kalimat = 
7.1. Tarjamah = 
7.2. Jenis kalimat = 

الحمدُ للّـهِ ربِّ العٰلمِينَ

Semoga bermamfa'at, wallahu a'lamu bishshawaabi.


--

Salaaman,


Aba Abdirrahim

Selasa, 01 Maret 2016

Q002004002 (Surat Al-Baqarah, Ayat ke-4, Kata "yu'minuuna")

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

بسمِ اللهِ الرّحمٰنِ الرّحيمِ

الٓمٓ

ذٰلك الكتٰبُ لا ريبَ فيهِ هدًى لّلمتّقِينَ

الّذين يؤمنُونَ بالغيبَ ويقيمُونَ الصّلوٰةَ وممّا رزقنٰهُم ينفقُونَ

والّذين يؤمنُونَ بما أنزل إليكَ وما أنزل من قبلك وبالءاخرةِ هُم يوقنُونَ

Alhamdulillah, insyaa' Allah pada hari ini akan membahas kata ke-2 dari ayat ke-4 surat Al-Baqarah, yaitu kata yu'minuuna (يُؤمِنُونَ) = mereka (laki2 sedang, akan dan senantiasa) beriman. 

Pembahasan kata yu'minuuna (يؤمنُونَ) ini merupakan pengulangan dari pembahasan ayat ke-3 sebelumnya. Dimana sudah kita bahas bahwa kata yu'minuuna terdiri dari dua kata, pertama kata fi'il mudhari' yu'minu (يُؤْمِنُ) = dia laki-laki sedang, akan dan senantiasa beriman, kedua isim dhamir muttashil (tersambung) orang ketiga laki-laki jamak al-waw (ونَ) = mereka . Kata kerja fi'il mudhari' yu'minu (يؤمن) berasal dari kata kerja fi'il madhi aamana (آمَنَ) = dia laki-laki telah beriman. Perlu kita ketahui bahwa pelaku (fa'il) dari setiap kata kerja fi'il mudhi selalu huwa (هُوَ) = orang ketiga laki2 tunggal, dan tersembunyi (mustatir).

Kata kerja fi'il mudhari' dengan dhamir muttashil al-waw ini dikenal sebagai salah satu fi'il af'alul khamsah (fi'il fi'il yang lima), yaitu fi'il mudhari' yang diakhiri dengan huruf 'illat dan nun, seperti alif dan nun (ـان), waw dan nun (ـون) serta ya dan nun (ـين).

Kata yu'minuuna merupakan salah satu shilah (yang dihubungkan) oleh kata alladziina sebelumnya dan kata athaf waw (وَ) menghubungkannya dengan kata alladziina di awal ayat ke-3.


1.0. indek = Q002004002
1.1. no surat = 2
1.2. no ayat = 4
1.3. no kalimat = 2
2.0. Qur'anic = يُؤمِنُونَ
2.1. Tarjamah = mereka (laki2 sedang, akan dan sentiasa) beriman
2.2. Jenis kalimat = فعل
3.0. Awalan1 = 
3.1. Tarjamah = 
3.2. Jenis kalimat = 
3.3. Awalan2 =
3.6. Awalan3 =
4.0. Sisipan1 =
4.3. Sisipan3 =
5.0. Akhiran1 = ونَ
5.1. Tarjamah = mereka
5.2. Jenis kalimat = إسم
5.3. Akhiran2 =
5.6. Akhiran3 =
6.0. Asal kalimat =
6.1. Tarjamah =
6.2. Jenis kalimat =
7.0. Akar kalimat = 
7.1. Tarjamah = 
7.2. Jenis kalimat = 

الحمدُ للّـهِ ربِّ العٰلمِينَ

Semoga bermamfa'at, wallahu a'lamu bishshawaabi.


--

Salaaman,


Aba Abdirrahim